Tampilkan postingan dengan label PUISI MY FRIEND. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUISI MY FRIEND. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 April 2012

SURAT UNTUK AYAH

Diposting oleh eva yuanita di 4/18/2012 03:26:00 PM 3 komentar

 Ayah, ijinkan aku bersamanya….
ayah,kini putri kecilmu sudah menjadi dewasa
aku sudah bisa menyayangi lelaki lan selain dirimu dan kakak
ayah, sungguh selama ini kau sudah menjagaku dengan perlindungan ekstra
engkau dan ibu sudah membesarkan ku sampai sekarang ini dengan penuh kasih sayang
ayah, aku tau engkau sering cemburu jika melihat ku berdekatan dengan teman dekatku
tapi ayah, sungguh aku selalu menyayangimu
yah.. aku sudah menemukan seseorang yang sama seperti dirimu
seseorang yang mampu melindungiku dengan perlindungan ekstranya layaknya engkau
ayah, ijinkan aq bersamanya
ijinkan aq memberikan kebahagiaan padanya layaknya ibu yang memberimu kebahagiaan
ayah,ijinkan aq untuk bisa bersamanya



putri kecilmu

Senin, 14 November 2011

Aku membenci guru !

Diposting oleh eva yuanita di 11/14/2011 02:01:00 AM 3 komentar
 oleh Ewel Galih pada 05 Oktober 2011 jam 0:02


Pak, bu guru
kalian memang pantas untuk ditiru
nasehat yang kau gemakan di ruang persegi empat adalah kalimat kalimat sakti yg tak dapat di pungkiri

aku ingin menjadi guru
menggali dalam menuangkan hujan kala kedangkalan pengetahuan ada di sekitarku

aku ingin menjadi guru
meninabobokan kebodohan,hingga terlelap tak terbangunkan

aku ingin menjadi guru
hingga batas senja usia
hingga wajahku penuh coretan kerutan kerutan tak beraturan

tapi. . .
Aku membenci guru
yang tak ingin tertampar malu
yang senantiasa menyulap angka-angka
dari lima menjadi delapan




***
4-okt-2011

Jumat, 10 Juni 2011

Sepercik harapan...

Diposting oleh eva yuanita di 6/10/2011 11:51:00 PM 0 komentar
by Ewel Galih on Sunday, September 20, 2009 at 10:31pm
Andaikan sepercik
harapan sempat kumiliki
rasa dimana kesadaran diri
tumbang diterpa alunan kata
Namun terbelenggu
oleh terjalnya batu karang
yang sedikit terpeleset
langsung menimbulkan luka..
kemana kah mimpi indah ku kemaren sore ?

Harus kah setiap harapanku
selalu mngalah pada serangan keegoisan
Lalu apa yang harus ku lakukan ?

Apa ku harus terus maju
kemudian ku harus belajar mundur ke belakang
sambil menanyakan sesuatu
pada hamparan bintang-bintang malam
Lalu apa yang harus ku tanyakan ?

Menanyakan hari esok
sambil memimpikan kejadian kemaren...
menanyakan masa depan
tapi dengan terus berjalan ke belakang.....
atau menanyakan harapan
yang terbungkus dalam dalam keputus’asaan………………

Bidadari Tawanan Mimpiku !!

Diposting oleh eva yuanita di 6/10/2011 11:47:00 PM 0 komentar

By Ewel Galih · Wednesday, April 13, 2011
Disini di ujung gelisah..
entah apa yng merasuk jiwa
hingga ku bangun dan mlangkah keluar
suara sumbang burung-burung malam
temani ku mnginjak halaman rumah yg sudah tak berumput..

mencoba mencari kesunyian yang lebih hebat
aku muakk !!
dengan ksunyian yang diterpa kesedihan
biar dilarutnya malam raga dipasung sunyi
asal lentik jari mmintal kata dalam seraut wajahmu
yg menghantui malam-malamku

dalam renunganku...
ku ingin perempuan itu menulis puisi untukku...
tentang pengakuan ksungguhan niat hati ini...
tak perlu pnghargaan apa pun, bidadari tawanan mimpiku !!

memang ada niat untuk menjadi cahaya mu
dcelah-celah malam
namun....
ternyata ada bintang yng lebih dahulu mnemukan mu dalam gelap malam
ku siapkan dsudut malam cahaya ku,jika cahaya itu mulai redup trtutup awan..

Berpaling Muka

Diposting oleh eva yuanita di 6/10/2011 11:43:00 PM 0 komentar

By Ewel Galih · Monday, April 18, 2011

aku belum ingin pulang
sebab gambaran wajahnya blum tergenggam
untuk bekal pulang..

akhirnya
aku menemukan nya ditengah keramaian
antara bau kopi, sate, dan lalapan
aku menatapnya penuh pngharapan
dan dia berpaling...

ku mulai tampakkan dari persembunyian
di antara  gorong-gorong jalan
kawah penderitaan pun mulai berair
mliat  tingkahnya
coba mencuri tatapan sepintas
tak ada bakat
pencurian ku selalu tertangkap
dua lensa kaca didepan matanya

knpa dia berpaling..?
ku tatap kaca toko didepanku
tapi tak ku temukan terjemahan
maksud hatinya

sbenarnya ada serumpun syair-syair mesra
sebelum dia pergi...
sebenarnya aku ingin mnyapanya seperti kemaren...
meski hanya dengan jatuhan dedauan samping jembatan....

Dan aku daun muda yg Berduka.......

Kaca Mata Senja

Diposting oleh eva yuanita di 6/10/2011 11:42:00 PM 0 komentar

By Ewel Galih · Tuesday, April 19, 2011

Ditengah hujan tanpa jeda
kacamata senja mulai tmpakkan silau sombongnya
gagak hitam terduduk
tertunduk dgn tutup kepala sisa dari patahan sayap
terapung oleh waktu
apa yg ditunggu sudah ada

Tengadah hormat bulu roma
saat dingin hujan merajai raga
bara duka yg mmbara mencoba halau semuanya

Bertahan demi menatap kacamata senja
tak peduli sombong silaunya
silau merah menabrak sukma
asal dapat melihatnya

meski hanya skejap knampakan nya
cukup buat menambah catatan di dada

sang gagak pun...
pulang dengan memikul kencing rajawali
berjalan melalui  keramaian yg sunyi
dgn iringan awan mendung
tapi Sukses mendapat damai dalam gelap
meski lilitan gembok sunyi masih ada.....

Cinta ini terbaring koma,(hingga setan pun terharu membacanya...)

Diposting oleh eva yuanita di 6/10/2011 11:39:00 PM 0 komentar

By Ewel Galih · Saturday, April 23, 2011

malapetaka apa lgi yg menimpa cintaku
hingga cinta ini terbaring koma

induk dr kepedihan
mnyeret ksengsaraan berkepanjangan...
berlari hindari kejaran
berlari dr satu musim ke musim
sampai pecah telapak kaki
jejak kaki yg mngering sepi
menyayikan tadarus ksunyian dgn khusuk
dilangkah yg menjadi..

cepat kemas senyum mu
ikut dengan ku
kareta kuda sudah menunggu
yg ku ikat...
di antara dua pohon pengikrar janji kita
di antara ujung senja dan pintu malam
biar ku rangkul langkahmu

mereka ...
akan mngejar kita
mereka pasukan-pasukan pembenci ku..
teriak mereka sudah terdengar parau mncari...
kita berlari dgn iringan suara sangar gelap malam
dgn kelopak senapan di belakang

biar sajak ini yg terluka
hingga setan pun terharu membacanya...

Keserakahan ku

Diposting oleh eva yuanita di 6/10/2011 11:38:00 PM 0 komentar

By Ewel Galih · Wednesday, June 1, 2011

Keserakahan ku Memunafikkan keberadaan mu....
Keagungan mu tertutupi oleh pesona amarah ku...
kaki telah lancang menginjak-injak sejadah tulus mu...
Kau dindingku dengan kasihmu..
tapi ku robohkan dengan tombak Kecurigaan...
aku matii dengan kepergian mu..
sorak tepuk tangan penyesalan hantui hariku...

Aku dan Segerombolan nyamuk.

Diposting oleh eva yuanita di 6/10/2011 11:36:00 PM 0 komentar
By Ewel Galih · Saturday, June 4, 2011

Kantuk tak dapat lenyapkn khayal tntang mu,
trlalu sunyi mlam ini...
Bhkan tak trdngar riuh pnjaga ronda
ato pun obrolan pnganggurn pnjelajah mlam.. 

Seisi mlam sdh trlelap,
hnya aku & sgrmbolan nymuk yg mrengek2 meminta darahku..

tpi tak bsa,sbb drahku sudah mmbeku..
 Aku brnafas dgn aliran drah dnadi mu..
Akh,Trlalu glisah mlam_mlamku.. 
Rengekan nyamuk mnambh kglisahn ini..

Ketahui lah, dan biar nyamuk2 ini meminta drah ksnggahsana mu,
dan smpaikn senyummu sudah mengusik tdur ku..

Jumat, 06 Mei 2011

Bunda

Diposting oleh eva yuanita di 5/06/2011 08:56:00 PM 0 komentar
Ibunda, Kenapa Engkau Menangis ?

Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya. 

"Ibu, mengapa Ibu menangis?". 

Ibunya menjawab, "Sebab, Ibu adalah seorang wanita, Nak". 

"Aku tak mengerti" kata si anak lagi. 

Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. 

"Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti...."

Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya. 

"Ayah, mengapa Ibu menangis? 
Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?"

Sang ayah menjawab, "Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan". Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.

Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis.

Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan."Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?"

Dalam mimpinya, Tuhan menjawab,"Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama. 

Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.

Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, danmengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu.

Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa.

Pada wanita, Kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.

Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. 

Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya. 

Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. 

Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.

Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan menjadi pelindung baginya. 

Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak?

Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. 

Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi.

Dan, akhirnya, Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkanperasaannya. 

Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. 

Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan.

Kecantikan wanita bukan dari pakaian yang dia pakai, bukan bentuk tubuh yang dia miliki ataupun bagaimana dia menyisir rambutnya.

Kecantikan wanita dapat dilihat dari matanya, itulah pintu hati dimana cinta bersemayam.

Dari matanya wanita mencurahkan perasaan dengan mengeluarkan air mata."





Sumber : 
http://www.facebook.com/photo.php?fbid=1694424884320&set=at.1476770683101.63466.1348740914.1456510455&type=1&ref=nf
 

♥Bu Eva Journal♥ Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting